Berita

Apple menyatakan siap mendukung proses verifikasi yang dilakukan Kemkomdigi RI terhadap 14 layanan digitalnya (Sumber: IG@Meutia-Hafid)

Nusantara

Apple Tegaskan Komitmen Perkuat Fitur Keamanan Anak di Tengah Evaluasi Kemkomdigi

JUMAT, 03 JULI 2026 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apple menyatakan siap mendukung proses verifikasi yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI terhadap 14 layanan digitalnya sebagai bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Managing Director Apple Asia Pacific Mike Orgill mengatakan perlindungan anak merupakan salah satu prioritas utama perusahaan di seluruh dunia. Karena itu, Apple terus mengembangkan berbagai fitur keamanan yang akan diperkuat melalui pembaruan sistem operasi pada akhir tahun ini.

Menurut Mike, pembaruan tersebut akan menghadirkan peningkatan pada fitur kontrol orang tua (parental controls), kemampuan mendeteksi konten berbahaya seperti ketelanjangan, kekerasan, dan adegan berdarah (gore), hingga penguatan sistem Child Account yang memungkinkan orang tua mengawasi aktivitas digital anak melalui perangkat mereka.


"Kami percaya pelindungan anak merupakan prioritas utama. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Ibu Menteri Meutya dalam memperkuat pelindungan anak di ruang digital. Kami juga siap berdiskusi apabila masih terdapat pertanyaan selama proses evaluasi berlangsung," kata Mike Orgill, dalam kunjungannya ke Kemkomdigi baru-baru ini, dikutip Jumat 3 Juli 2026.

Proses evaluasi tersebut dilakukan Kemkomdigi terhadap berbagai layanan dalam ekosistem Apple, termasuk iMessage, Safari, Siri, Apple Music, Apple TV, dan layanan digital lainnya.

Pemerintah menegaskan verifikasi dilakukan menggunakan pendekatan berbasis risiko, sehingga setiap layanan akan dinilai secara individual sesuai karakteristik dan potensi dampaknya terhadap anak. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan perlindungan anak di ruang digital berjalan seiring dengan tetap terbukanya ruang bagi inovasi teknologi dan investasi di Indonesia.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya