Berita

Anggota DPR sekaligus Warga Kehormatan Utama Korps Brimob Polri, Bambang Soesatyo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Dok. Bamsoet)

Politik

HUT ke-80 Bhayangkara

Bamsoet: Polri Harus Makin Profesional, Adaptif, dan Responsif

KAMIS, 02 JULI 2026 | 03:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara harus menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, serta dipercaya masyarakat. 

Demikian dikatakan Anggota DPR sekaligus  Warga Kehormatan Utama Korps Brimob Polri, Bambang Soesatyo (Bamsoet), dalam keterangannya, Rabu 1 Juli 2026.

Delapan dekade perjalanan Polri menunjukkan bahwa tantangan menjaga keamanan terus berubah, dari ancaman konvensional menjadi kejahatan siber, penipuan digital lintas negara, perdagangan orang, terorisme, pencucian uang, hingga kejahatan berbasis kecerdasan buatan. 


Karena itu, transformasi Polri tidak dapat berhenti pada pembenahan internal, tetapi harus menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

"Usia 80 tahun merupakan fase kematangan institusi Polri," kata Bamsoet.

Menurut Bamsoet, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat transformasi Polri Presisi sehingga semakin profesional, modern, humanis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus semakin dipercaya masyarakat. 

"Kepercayaan publik merupakan modal utama penegakan hukum dan menjaga stabilitas nasional," ujar Bamsoet.

Bamsoet menjelaskan, tantangan keamanan nasional kini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. 

Modus kejahatan siber berkembang sangat cepat, mulai dari pembobolan data, penipuan investasi daring, judi online, pencurian identitas digital, hingga pemanfaatan artificial intelligence untuk membuat konten palsu atau deepfake yang berpotensi memicu keresahan sosial. 

Kondisi tersebut menuntut Polri memperkuat kemampuan digital forensik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kerja sama internasional, serta mempercepat integrasi teknologi dalam sistem penegakan hukum. 

Di sisi lain, pelayanan publik berbasis digital yang telah berkembang melalui berbagai aplikasi kepolisian perlu terus disempurnakan agar semakin mudah diakses masyarakat.

"Ketika kejahatan memanfaatkan teknologi mutakhir, aparat penegak hukum juga harus memiliki kemampuan, perangkat, dan sistem yang lebih maju sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat," kata Bamsoet.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya