Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Dok PSI)

Politik

Safari Politik Jokowi Dinilai Tak Goyahkan Soliditas PDIP

RABU, 01 JULI 2026 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai berpotensi memengaruhi peta politik nasional, termasuk memunculkan kekhawatiran akan terjadinya perpindahan loyalitas kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, muncul asumsi di kalangan publik bahwa langkah politik Jokowi yang kini membina PSI dapat menarik sebagian kader PDIP untuk berpindah haluan.

Karena itu, menurut Direktur Parameter Politik Indonesia tersebut, PDIP perlu terus memperkuat konsolidasi internal agar soliditas partai tetap terjaga.


"Maka disarankan sebaiknya PDIP melakukan konsolidasi dan penguatan basis supaya kadernya tidak pindah ke lain hati," ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Rabu, 1 Juli 2026.

Meski demikian, Adi menilai PDIP memiliki keyakinan bahwa manuver politik Jokowi tidak akan menggerus kekuatan partai berlambang banteng tersebut.

Sebaliknya, dinamika politik yang terjadi justru diyakini akan menjadi pemicu bagi PDIP untuk semakin mempererat barisan dan memperkuat konsolidasi organisasi.

"Justru membuat PDIP semakin solid dan kokoh dalam melakukan konsolidasi serta tidak akan terpengaruh sedikit pun dengan manuver politik Jokowi," pungkas Adi.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya