Berita

Wakil Ketua Umum DPP Abpednas, Irfan Aghasar. (Foto: Dok. DPP Abpednas)

Politik

Abpednas Sudah Jalankan Program Ketahanan Pangan Sebelum Pemerintah

RABU, 01 JULI 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbagai program ketahanan pangan desa sudah dijalankan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP Abpednas) jauh sebelum pemerintah menggencarkan sosialisasi kebijakan tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Abpednas, Irfan Aghasar usai menghadiri Sosialisasi Kebijakan Ketahanan Pangan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim di Swiss-Belinn Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa, 30 Juni 2026.

Kegiatan tersebut digelar Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bekerja sama dengan World Bank.


"Apa yang hari ini disosialisasikan oleh Kementerian Desa, kami dari Abpednas sebenarnya telah kerjakan secara mandiri jauh hari sebelumnya," kata Irfan.

Menurut Irfan, Abpednas telah mengembangkan sejumlah program ketahanan pangan di berbagai desa. Program itu antara lain budidaya ikan dengan sistem bioflok, peternakan ayam petelur, hingga penyediaan sarana air bersih.

Program penyediaan air bersih bahkan telah dilengkapi sistem pengawasan digital melalui QR Code Control yang terintegrasi dalam program Jaga Pangan.

"Kami menggunakan sistem QR Code Control melalui program Jaga Pangan," ujarnya.

Meski mengaku telah lebih dahulu menjalankan program serupa, Irfan tetap mengapresiasi langkah Kemendes PDT yang dinilai responsif dalam mengantisipasi persoalan mendasar di desa, terutama dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan.

Menurutnya, kebijakan yang disiapkan kementerian di bawah kepemimpinan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan sektor pangan di tingkat desa.

"Tentunya kami mengapresiasi Kemendes PDT yang mampu mengantisipasi dan menyiapkan diri menghadapi permasalahan perubahan iklim. Semoga Abpednas dapat berkolaborasi lebih erat dengan kementerian ke depannya," pungkasnya.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Arif Satria, perwakilan World Bank, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, serta para kepala desa dan perwakilan asosiasi desa se-Kabupaten Serang.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya