Berita

Anggota Komisi IV DPR dari fraksi Gerindra, Sumail Abdullah. (Repro TVR Parlemen)

Politik

Pemerintah Dituntut Terbuka soal Anggaran Karhutla

RABU, 01 JULI 2026 | 06:38 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan kembali meningkat menyusul puncak musim kemarau dan fenomena El Nino pada Agustus-September 2026. 

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Gerindra, Sumail Abdullah mengingatkan pemerintah tidak terlena dengan capaian penurunan kasus karhutla dalam beberapa tahun terakhir. 

Menurutnya, tren lonjakan titik panas (hotspot) yang kembali muncul sejak 2020 menjadi alarm agar kesiapsiagaan tetap diperkuat.


"Apalagi kita akan menghadapi puncak El Nino pada Agustus dan September," kata Sumail di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Rabu 1 Juli 2026.

Dalam rapat itu, Sumail menyoroti alokasi anggaran operasional pengendalian karhutla sekitar Rp2,296 triliun. Ia meminta pemerintah terbuka jika dana tersebut dinilai belum cukup.

"Apakah anggaran ini cukup? Kalau tidak cukup, berapa sebenarnya anggaran yang dibutuhkan sehingga kami di Komisi IV bisa memberikan dukungan," kata Sumail.

Selain kesiapan anggaran, Sumail juga menyoroti aspek penegakan hukum terhadap perusahaan yang diduga terlibat dalam kasus karhutla. 

"Harus ada ketegasan. Jangan ragu-ragu. Kalau tidak, setiap tahun pelanggaran dan kebakaran hutan akan terus berulang," pungkas Sumail.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya