Berita

Founder The Centre for Indonesian Crisis Strategic Resolution (CICSR), Muhammad Makmun Rasyid. (Foto: Dokumentasi CICSR)

Nusantara

Founder CICSR

Program Magang Nasional Langkah Konkret Pemerintah buat Generasi Muda

SELASA, 30 JUNI 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Program Magang Nasional dapat memperkuat penyerapan tenaga kerja muda serta memperluas lapangan kerja bagi generasi saat ini.

Tak hanya itu, program ini dinilai menjadi salah satu instrumen strategis dalam mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi ke dunia kerja formal, sekaligus meningkatkan keterampilan dan produktivitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program Magang Nasional merupakan langkah konkret pemerintah dalam membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat, terutama generasi muda dan lulusan baru, perlu memanfaatkan program ini sebesar-besarnya sebagai jembatan menuju dunia kerja yang lebih produktif dan berkelanjutan,” kata Founder The Centre for Indonesian Crisis Strategic Resolution (CICSR), Muhammad Makmun Rasyid dalam keterangan resmi, Selasa, 30 Juni 2026.


Lebih jauh, Makmun menjelaskan berdasarkan data yang ada pada tahun 2025, program ini menargetkan 100 ribu peserta dengan dukungan ribuan perusahaan yang menyediakan lowongan magang di berbagai sektor.

Pada pelaksanaan tahun berikutnya, Program Magang Nasional diperluas dengan melibatkan 150 ribu peserta dan sekitar 8.800 perusahaan BUMN maupun swasta. 

Tentunya, selama mengikuti magang, peserta memperoleh pendampingan dari mentor atau pekerja senior agar keterampilan teknis, etos kerja, kedisiplinan, sampai dengan pemahaman terhadap dunia industri dapat berkembang secara lebih terarah.

“Program ini harus dilihat sebagai momentum penting untuk memperkuat kualitas tenaga kerja muda. Pemerintah sudah membuka ruang, maka masyarakat perlu mengambil bagian secara aktif. Perguruan tinggi, perusahaan, dan pencari kerja harus melihat program ini sebagai peluang strategis untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas akses kerja,” katanya.

Relevansi Program Magang Nasional semakin kuat apabila dikaitkan dengan perkembangan ketenagakerjaan nasional. 

Sebab, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional atau Sakernas Februari 2026, jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 154,91 juta orang, bertambah 1,862 juta orang dibandingkan Februari 2025. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja tercatat sebesar 70,56 persen, turun tipis 0,04 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 mencapai 147,67 juta orang, meningkat 1,896 juta orang dibandingkan Februari 2025. Lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbesar adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yaitu 42,49 juta orang atau sebesar 28,78 persen dari total penduduk bekerja.

Tingkat Pengangguran Terbuka pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,68 persen, turun 0,08 persen poin dibandingkan Februari 2025. 

Dari data di atas, penurunan tersebut menjadi sinyal positif bahwa pasar kerja nasional terus menunjukkan perbaikan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya