Berita

Mantan Presiden RI, Joko Widodo. (Foto: Dok RMOL)

Politik

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

SELASA, 30 JUNI 2026 | 18:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Manuver politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersafari ke Lampung, mengindikasikan adanya pengkhianatan terhadap rezim Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, kehadiran Jokowi di Lampung hingga menerima gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Keagungan Lampung mengubah persepsi publik tentang kebersamaannya dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.

"Jelas safari politik Jokowi bermuatan politis, yang malah ia mengganggu sinergi seluruh partai untuk berkonsentrasi mewujudkan kesejahteraan masyarakat bersama Prabowo," ujar dia kepada RMOL, Selasa, 30 Juni 2026.


Menurutnya, safari politik Jokowi yang turut membawa embel-embel Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menunjukkan sikap tidak etis Jokowi terhadap Presiden Prabowo.

"Ia sudah purna tugas, tidak perlu lagi membangun citra. Biar itu jadi penilaian masyarakat, bukan seolah suatu daerah yang didatangi dimobilisasi untuk memberikan simbol citra yang bagus untuk Jokowi," tutur Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) ini.

Lebih lanjut, Efriza memandang Jokowi justru mengglorifikasi capaiannya saat menjadi presiden saat blusukan ke Lampung. 

"Jadi penilaiannya lebih kepada tidak eloknya Jokowi bersafari sambil ditengarai melakukan mobilisasi pencitraan dalam simbolik keberhasilan kinerjanya," ucapnya.

"Jelas tergambarkan Jokowi bukan lagi pendukung pemerintah yang loyal, tetapi Jokowi dan PSI adalah bak duri dalam daging bagi pemerintah," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya