Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

SENIN, 29 JUNI 2026 | 21:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seorang pemain golf berinisial FP tega menganiaya seorang caddy golf di kawasan Modernland, Kota Tangerang, diduga karena dipicu rasa cemburu. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di kepala, luka lebam di sekujur wajah, dan harus menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. 

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heries menyebut peristiwa dipicu oleh persoalan emosional, korban diduga merasa cemburu kepada seorang marshal lapangan golf yang sebelumnya diminta membelikan minuman.

Merespons kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam tindak kekerasan oleh pelaku. Sahroni pun mendorong pelaku mendapat konsekuensi hukum atas perbuatannya.


“Ini tindakan yang sangat tidak bisa dibenarkan, apalagi karena urusan sepele masalah personal. Pokoknya apa pun itu motifnya, kekerasan bukan cara menyelesaikan persoalan. Karena itulah saya sangat mendukung kepolisian Tangerang Kota yang berhasil menangkap pelaku dan menjeratnya dengan pasal penganiayaan. Siapapun dia harus dipastikan masuk penjara,” ujar Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Selain memastikan polisi harus memberi pendampingan bagi korban, Sahroni juga tidak ingin kejadian personal dengan kekerasan seperti ini mencoreng olahraga golf.

“Di sisi lain, saya minta korban juga mendapat bantuan yang diperlukan, khususnya agar bisa kembali pulih dari kondisinya saat ini. Jangan sampai persoalan personal seperti ini mencoreng penikmat olahraga golf, para caddy, dan semua pekerja lapangan golf yang selama ini bekerja secara profesional untuk mencari nafkah yang halal,” tegasnya.

“Jadi ini merupakan perbuatan individu yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” tutup Sahroni.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya