Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo melakukan prosesi injak kepala kerbau di Lampung. (Foto: Istimewa)

Politik

PDIP: Kepala Kerbau yang Diinjak Jokowi Adalah Simbol Termul

SENIN, 29 JUNI 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan kepala hewan yang terlihat dalam foto Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menginjak kepala hewan adalah kerbau, bukan banteng.

Juru Bicara PDIP Guntur Romli mengatakan anggapan bahwa kepala yang diinjak Jokowi merupakan kepala banteng tidak sesuai dengan fakta. 

Menurutnya, banteng merupakan satwa yang dilindungi sehingga tidak mungkin dijadikan hewan kurban atau bagian dari ritual adat.


"Karena pendukung Jokowi sedang berhalusinasi yang diinjak itu kepala banteng, padahal kerbau. Banteng itu satwa dilindungi, tidak bisa buat tumbal ritual atau kurban, berbeda dari kerbau yang merupakan hewan ternak," kata Guntur kepada RMOL, Senin, 29 Juni 2026. 

Guntur bahkan menyebut kepala kerbau tersebut justru lebih tepat dimaknai sebagai simbol para pendukung Jokowi yang disebutnya sebagai "Termul" atau Ternak Mulyono.

"Sebenarnya kepala kerbau yang diinjak melambangkan para pengikut Jokowi dan PSI yang terbuai terhadap apa di balik perilaku raja. Kerbau bukan banteng. Kerbau adalah hewan ternak. Cocok dengan istilah 'Termul' atau Ternak Mulyono," ujarnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya