Berita

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto (Foto: Tangkapan layar dari YouTube DPR)

Politik

Komisi I DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan dan Ketahanan Siber

SENIN, 29 JUNI 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Pemerintah mulai menggelar Rapat Kerja (Raker) Pembicaraan Tingkat I terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber.

Raker dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Utut Adianto di ruang rapat Komisi I DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni, 2026.

Sementara itu, pihak pemerintah, raker diikuti oleh Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto.


"Rapat kerja Komisi I DPR dengan pemerintah dalam rangka pembicaraan Tingkat I persetujuan untuk pembahasan UU Keamanan dan Ketahanan Siber, saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," ujar Utut.

Sebelum memasuki agenda utama, Utut memaparkan kronologi perjalanan RUU yang merupakan inisiatif dari pemerintah tersebut. 

Legislator PDIP itu menilai, payung hukum ini nantinya akan menjadi landasan yang sangat fundamental bagi lembaga telik sandi negara, khususnya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Badan Intelijen Negara (BIN).

Kendati begitu, Utut memberikan catatan kritis kepada perwakilan pemerintah yang hadir. Ia menyoroti realita bahwa infrastruktur keamanan siber yang digunakan oleh Indonesia saat ini mayoritas masih bergantung pada teknologi buatan luar negeri.

Oleh karena itu, Utut pun meminta agar pengesahan beleid ini nantinya dibarengi dengan pelatihan dan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Jika tidak, ia khawatir undang-undang tersebut tidak akan berdampak banyak di lapangan.

"Jadi mohon juga dilatih orang-orang yang punya kemampuan mumpuni untuk menjaga kalau tidak nanti UU ini jadi catatan kertas saja," demikian Utut.


Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya