Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Sesi I Terpuruk 0,97 Persen ke Level 5.838, Sektor Keuangan Jadi Beban Terberat

SENIN, 29 JUNI 2026 | 12:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisinya di zona positif pada paruh pertama perdagangan hari ini, Senin siang 29 Juni 2026. 

Sempat bergerak meyakinkan, IHSG justru longsor 57,18 poin atau melemah 0,97 persen hingga mendarat di level 5.838,949 pada penutupan perdagangan sesi I.

Koreksi ini juga diikuti oleh indeks saham-saham likuid, LQ45, yang merosot 6,86 poin (1,18 persen) ke posisi 576,859.


Sepanjang paruh pertama, aktivitas pasar tergolong padat dengan frekuensi transaksi mencapai 683.717 kali. Volume perdagangan tercatat sebesar 7,51 miliar saham (75,1 juta lot) dengan total nilai transaksi yang dibukukan berada di angka Rp4,026 triliun.

Secara keseluruhan, pergerakan saham didominasi oleh tren pelemahan. Sebanyak 378 saham bergerak turun, sementara 244 saham berhasil menguat, dan 183 saham lainnya stagnan tidak mengalami perubahan harga.

Tekanan terbesar pada bursa siang ini datang dari sektor keuangan yang ambles hingga 1,58 persen. Sektor ini menjadi yang paling terpuruk setelah jajaran saham perbankan raksasa kompak bergerak melemah, termasuk di antaranya BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, BRIS, AGRO, dan BBTN. 

Di dalam jajaran LQ45, saham BBCA berdampingan dengan ESSA, PGAS, AMRT, EXCL, BRPT, dan INCO di daftar top losers.

Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,19 persen. Ketahanan sektor ini ditopang oleh pergerakan positif dari saham-saham seperti SILO, MERK, PRDA, KLBF, dan SIDO. 

Adapun beberapa saham penopang indeks (top gainers) di papan LQ45 diisi oleh UNVR, ICBP, ANTM, EMTK, CUAN, MBMA, dan ADMR.

Di deretan pasar reguler secara umum, posisi top losers ditempati oleh PT Pelayaran Nasional Bina Buana Tbk (BBRM) yang anjlok 14,84 persen ke level 109, disusul PT First Media Tbk (KBLV) turun 10,64 persen ke posisi 84.

Saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) juga merosot 10,39 persen ke level 1.510. Dua saham lainnya yang melengkapi daftar ini adalah UNTD yang melemah 7,69 persen ke level 72 dan BAPA yang terpangkas 7,56 persen ke level 220.

Berbeda nasib dengan pasar saham yang mengalami tekanan, mata uang Garuda justru menunjukkan taji di pasar spot. 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 12.00 WIB, nilai tukar Rupiah terpantau menguat 63 poin atau sekitar 0,35 persen ke posisi Rp17.859 per Dolar AS.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya