Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam rangkaian safari politik di Lampung bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto: Dok PSI)

Politik

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

SENIN, 29 JUNI 2026 | 11:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ritual adat yang dijalani Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam rangkaian safari politik di Lampung kembali mendapat sorotan. Prosesi tersebut dinilai bukan sekadar penghormatan terhadap tradisi lokal, tetapi juga memiliki dimensi komunikasi politik.

Pengamat politik Nurul Fatta menilai ritual yang dilakukan Jokowi merupakan bagian dari instrumen pencitraan untuk meningkatkan publisitas politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini dikaitkan dengan langkah-langkah politik mantan presiden tersebut.

"Ritual yang dilakukan Jokowi dalam safari politiknya merupakan bagian dari instrumen pencitraan untuk mendongkrak publisitas politik PSI yang sedang dilakukan," kata Nurul Fatta kepada RMOL, Senin, 29 Juni 2026.


Menurutnya, ritual adat memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Lampung. Namun, dalam perspektif politik, terdapat pertimbangan lain yang juga tidak kalah penting, yakni nilai simbolik dan daya tarik komunikasi politik.

"Ritual itu bagi orang Lampung sebagai sesuatu yang sangat bermakna, tapi bagi politisi tidak cukup makna. Keunikan dan kemampuan menjadi alat komunikasi politik agar mengundang perhatian publik juga dipertimbangkan. Makanya kenapa memilih Lampung dengan adat demikian," ujarnya.

Nurul Fatta berpandangan, pemilihan Lampung sebagai daerah pertama dalam safari politik Jokowi tidak hanya dapat dilihat sebagai kunjungan biasa, melainkan juga sebagai bagian dari strategi membangun narasi politik melalui simbol-simbol budaya yang memiliki daya tarik di ruang publik.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya