Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Saresehan KSTI 2026 di JCC

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 11:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.

Berdasarkan pantauan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, kehadiran kepala negara disambut antusias sekitar 2.600 guru besar, rektor, peneliti, dan akademisi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya menyatukan seluruh potensi bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks akibat pesatnya perkembangan sains dan teknologi. 


"Semua potensi seluruh bangsa harus bersatu, harus mengeluarkan segala pemikiran, segala inisiatif untuk kebaikan kita bersama, untuk survival kita, untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia," tegasnya.

Untuk itu, Prabowo menyerukan agar kampus tetap menjadi ruang kebebasan akademik yang produktif untuk melahirkan solusi bagi bangsa. 

"Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu, adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi. Di situ disebut bahwa kampus punya academic freedom, academic freedom, kebebasan akademis, bukan kebebasan yang lain-lain," kata Presiden.

Prabowo menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan para peserta sarasehan, mulai dari usulan beasiswa doktor bagi dosen hingga penguatan riset dan inovasi nasional. 

Kepala Negara memastikan seluruh rekomendasi yang masuk akan dipelajari dan ditindaklanjuti pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing Indonesia di bidang sains, teknologi, dan industri.

"Kemudian usul-usul lain tentang kerja sama dengan institusi luar negeri, melibatkan kampus-kampus universitas di semua bidang dan di semua daerah, saya kira ini benar, nanti kita akan ke arah situ semua. Kemudian ini banyak sekali, nanti kita akan selesaikan semua," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya