Berita

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman di Brasil. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Boyamin Saiman Dorong Sistem Peternakan Sapi Indonesia Tiru Brasil

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 02:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, membagikan catatannya mengenai sistem peternakan sapi di Brasil.

Hal itu dilakukannya di sela kegiatan resmi di Negeri Samba tersebut. 

Sebagai anak seorang petani dan peternak tradisional yang sejak kecil terbiasa memelihara sapi hingga membajak sawah, ia menyempatkan diri melihat langsung model pastoral di kawasan yang terletak di antara Kota Sao Paulo dan Rio de Janeiro, tepat di dekat area Taman Nasional.


Menurut Boyamin, model peternakan di Brasil memiliki potensi besar untuk diadopsi di Indonesia guna mengejar target swasembada daging nasional sekaligus meningkatkan kemakmuran para peternak di desa-desa.

Berbeda dengan lanskap peternakan di Amerika Serikat atau Australia yang didominasi oleh korporasi skala masif di atas 100 hektare dengan mekanisasi penuh, Brasil memiliki pendekatan yang lebih ramah bagi peternak menengah.

“Rata-rata luas lahan peternakan di sana berkisar di angka 10 hektare,” ujar Boyamin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

Menurut dia, skala ini sangat ideal jika diterapkan melalui sistem gabungan kelompok peternak di Indonesia.

Selain diberikan pakan konsentrat di dalam kandang, sapi-sapi di Brasil dibiarkan merumput bebas di padang penggembalaan setiap hari. Efek dari kombinasi pakan dan aktivitas merumput ini menghasilkan kualitas daging yang khas.

“Dagingnya itu tidak terlalu empuk, tapi juga tidak terlalu keras,” jelasnya.

Karakteristik iklim Brasil yang sama-sama tropis seperti Indonesia dinilainya membuat adaptasi teknologi dan pola rawat menjadi jauh lebih mudah.

Kunjungan lapangan Boyamin ini sempat diwarnai aksi tak terduga yang menggelitik. Saat meninjau lokasi, ia mendadak dikejar oleh seekor sapi jantan yang tampak agresif menjaga teritorinya.

“Saya hampir saja melompati pagar kawat pembatas untuk menyelamatkan diri,” ungkap Boyamin.

Beruntung, sapi tersebut akhirnya berbelok tepat di batas pagar.

Di sisi lain, ia juga sempat didekati oleh beberapa keledai yang untungnya tidak sampai mengejar. Pengalaman ini pun langsung mengingatkannya pada masa kecil di kampung halaman saat ia biasa memandikan kerbau di sungai dan mengurus sawah.

Melihat realita di Brasil, Boyamin memberikan dua rekomendasi strategis untuk pemerintah Indonesia. Pertama, jika Indonesia masih mengalami defisit daging nasional terutama menjelang hari besar seperti Ramadan dan Idulfitri, pemerintah sebaiknya mendiversifikasi sumber impor dengan mendatangkan daging dari Brasil, bukan melulu dari Australia.

“Selain harganya yang lebih murah, cita rasa daging sapi tropis asal Brasil ini lebih nendang di lidah masyarakat kita,” pungkas Boyamin.  
  

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya