Berita

Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati. (Foto: Istimewa)

Politik

Pimpinan DPR: Kepercayaan Publik ke Polri Naik Tidak Dibangun Sebatas Narasi

SABTU, 27 JUNI 2026 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Capaian meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri diapresiasi Pimpinan DPR.

Survei Litbang Kompas terbaru mencatat kepercayaan publik mencapai 82,4 persen, naik dibanding periode sebelumnya.

Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati menilai capaian ini menunjukkan adanya perbaikan nyata dalam aspek pelayanan masyarakat, penegakan hukum, kehadiran aparat di tengah masyarakat, hingga komitmen Polri menjaga keamanan dan ketertiban.


Kata Sari, kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui narasi, tetapi harus dibuktikan dengan kerja nyata yang konsisten.

"Ketika masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan, penegakan hukum, dan kehadiran negara melalui Polri, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Sari kepada wartawan, Sabtu 27 Juni 2026.

Sari mencatat sejumlah langkah Polri dalam pemberantasan judi online, tindak pidana siber, peredaran narkotika, hingga perdagangan orang (TPPO). 

Sambungnya, Polri juga memperkuat pelayanan publik berbasis digital.Sari menekankan pentingnya ketegasan terhadap oknum aparat sebagai pesan bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan. 

“Keberanian menindak anggota sendiri menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang profesional, bersih, dan dipercaya masyarakat," tuturnya.

Sari juga menilai pengesahan perubahan UU tentang Polri sebagai tonggak penting memperkuat kelembagaan kepolisian. 

Menurut Legislator Partai Golkar ini, penguatan regulasi harus dimaknai sebagai penguatan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Semakin besar kewenangan yang dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya