Berita

Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi. (Foto: Istimewa)

Hukum

KPK Payah Tak Jerat Cokelat Muda dan Tua di Suap Blueray Cargo

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 20:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Cara kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak menjerat penerima suap pengurusan impor oleh oknum aparat penegak hukum dipertanyakan. Fakta-fakta yang ada sudah terang benderang bahwa suap Blueray Cargo juga mengalir ke oknum cokelat muda dan cokelat tua.

"Sudah terang disebut bahwa ada penyerahan uang ke aparat hukum di tingkat kecamatan, kota madya, provinsi dan pusat dari unsur cokelat muda dan cokelat tua. Bahkan disebut oknum BPK, BPOM dan Kementerian Perdagangan," ujar Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi kepada RMOL, Kamis 25 Juni 2026.

Hartanto yang merupakan pegawai Blueray dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mengaku menyerahkan sejumlah uang kepada oknum cokelat di tingkat kecamatan dan kota madya atas perintah John Field, bos Blueray.


Uang diserahkan setiap minggu pertama tiap bulan. Adapun untuk tingkat provinsi dan pusat, uang diurus langsung oleh John Field dan Dian.

Total uang suap yang diberikan Blueray untuk pengurusan importasi barang sebanyak Rp91 miliar, dimana sekitar Rp61 miliar diantaranya berhasil disita penyidik dan perkaranya saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor.

Informasi lain menyebut total suap Blueray sebenarnya tembus Rp197 miliar, termasuk Rp30 miliar diantaranya diterima Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pensiunan Bea Cukai.

"Kita berharap Setyo Budiyanto dan Fitroh Rohcahyanto sebagai pimpinan KPK berani menangkap penerima suap Blueray dari unsur tempat asal mereka berkarir, di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto menjadikan pemberantasan korupsi sebagai agenda prioritas negara," demikian Uchok, yang  kerap menyorot kinerja dan integritas KPK.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya