Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

J.P. Morgan Turunkan Proyeksi Harga Brent untuk Semester II 2026

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

J.P. Morgan merevisi turun proyeksi harga minyak mentah Brent untuk paruh kedua 2026.

Keputusan ini diambil setelah bank investasi tersebut menilai pelemahan permintaan minyak global berlangsung lebih dalam dari perkiraan sebelumnya, sementara penurunan persediaan minyak komersial berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

Dalam laporan riset yang dipublikasikan pada Rabu, 24 Juni 2026 waktu setempat, J.P. Morgan memperkirakan harga rata-rata Brent berada di kisaran 86 Dolar AS per barel pada kuartal III 2026.


Selanjutnya, harga diprediksi melemah menjadi 80 Dolar AS per barel pada kuartal IV 2026 dan bergerak menuju level 78 Dolar AS per barel pada penghujung tahun.

Menurut J.P. Morgan, faktor utama yang mendorong revisi tersebut adalah kondisi permintaan global yang lebih lemah dibandingkan estimasi awal. Sementara itu, pengurangan stok minyak komersial yang sebelumnya diperkirakan menjadi penopang harga belum menunjukkan laju penurunan yang signifikan.

Bank tersebut menjelaskan bahwa proses penyeimbangan pasar minyak dunia masih berlangsung. Namun, mekanisme yang terjadi berbeda dari perkiraan sebelumnya. Jika sebelumnya penyusutan persediaan dipandang sebagai faktor dominan, kini pelemahan permintaan justru menjadi elemen yang lebih berpengaruh dalam membentuk keseimbangan pasar.

Prospek pertumbuhan permintaan yang lebih rendah, ditambah dengan lambatnya pengurangan stok minyak, membuat ruang kenaikan harga minyak dalam jangka menengah dinilai semakin terbatas. Kondisi ini menjadi alasan utama di balik penyesuaian turun proyeksi harga Brent untuk tahun depan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya