Berita

Roy Suryo dan Dokter Tifa. (Foto: Instagram @pandanganjogja)

Politik

Jokowi Terpojok Gegara Roy Suryo-Dokter Tifa Tidak Ditahan

SELASA, 23 JUNI 2026 | 13:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam kondisi terpojok menyusul keputusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan yang menangguhkan penahanan Roy Suryo dan Tiffauzia Tyassuma alias Dokter Tifa selaku tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi.

Demikian pandangan analis politik Saiful Huda Ems kepada RMOL, Selasa 23 Juni 2026.

Terlebih, kata Saiful, saat penahanan ditangguhkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kejaksaan Agung, Kepolisian dan lainnya.


"Tak terhitung juga tokoh-tokoh masyarakat yang malah meminta Jokowi untuk segera menunjukkan ijazahnya, jika memang Jokowi mempunyai ijazah yang asli. Ini penting agar persoalan yang menguras energi bangsa ini segera selesai," kata Saiful.

Penangguhan penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Jokowi agar tidak semena-mena mengatur hukum sesuka hatinya.

Saiful mengingatkan bahwa Indonesia ini negeri besar, masyarakatnya juga sangat banyak yang berpendidikan, serta mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. 

"Melawan orang-orang yang kritis padanya dengan hanya mengandalkan pengaruh politiknya, tidak akan lagi memiliki dampak apa-apa," kata Saiful.

Menurut Saiful, rakyat kritis itu kalau ditekan dan diperdayai, mereka akan semakin militan melawan dan sangat dahsyat sekali perlawanannya. 

"Berbeda dengan orang-orang pandir yang suka menipu lalu mendapatkan keberuntungan menjadi penguasa, mau mengerahkan kekuatan aparatur negara sebesar apapun, nantinya ia akan tumbang juga," pungkas Saiful.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya