Berita

Amerika Serikat longgarkan sanksi minyak Iran (Unggahan akun X @SecScottBessent)

Dunia

AS Longgarkan Sanksi Minyak Iran

SELASA, 23 JUNI 2026 | 07:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) mulai melonggarkan sebagian sanksi terhadap ekspor minyak Iran setelah pembicaraan damai kedua negara di Swiss menunjukkan perkembangan yang positif. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Washington dan Teheran sedang bergerak menuju kesepakatan yang lebih luas untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Departemen Keuangan AS memberikan pengecualian sanksi selama 60 hari yang memungkinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran, termasuk ekspor ke AS. Kebijakan ini merupakan bagian dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua negara pada 17 Juni dan berlaku hingga 21 Agustus 2026.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengatakan pembicaraan berlangsung produktif. Ia menyebut Iran telah berkomitmen menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz serta membuka akses bagi inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).


"Iran telah berkomitmen untuk transit bebas dan terbuka di Selat Hormuz dan mengizinkan inspektur IAEA memasuki negara mereka," tulis Bessent di media sosial X, dikutip Selasa 23 Juni 2026.

"Sebagai bagian dari kerangka kerja tersebut, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan izin sementara selama 60 hari yang mengizinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran," lanjutnya.

Optimisme juga disampaikan Wakil Presiden AS, JD Vance. Menurutnya, kedua negara telah membuat kemajuan besar dalam negosiasi. "Kami telah meletakkan dasar yang sangat baik untuk kesepakatan akhir yang sukses," ujarnya. 

Ia juga menegaskan bahwa ancaman kedua pihak di media sosial tidak sampai menggagalkan proses perundingan.

Meski demikian, masih ada perbedaan pandangan terkait program nuklir Iran. AS menuntut Iran membuka fasilitas nuklirnya untuk pengawasan internasional demi memastikan negara itu tidak mengembangkan senjata nuklir. Namun, Iran tetap menegaskan bahwa program nuklirnya hanya digunakan untuk tujuan sipil dan bukan untuk kepentingan militer.

Presiden AS Donald Trump juga menulis di Truth Social bahwa "semua orang sepenuhnya menyadari bahwa Iran akan setuju untuk menjalani inspeksi senjata utama guna memastikan 'kejujuran nuklir' dalam jangka panjang."

Di sisi lain, pasar energi merespons positif perkembangan tersebut. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 3,5 persen menjadi sekitar 77,7 Dolar AS per barel. Aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz juga mulai meningkat, menandakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global mulai mereda, meskipun situasi di Timur Tengah masih belum sepenuhnya stabil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya