Berita

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Perang Bintang AADC dan Strategi Merek Lawan Angin

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 17:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persaingan pasar obat herbal masuk angin berubah menjadi panggung “perang bintang” film legendaris Ada Apa Dengan Cinta (AADC). 

Dua merek besar, Antangin JRG dan Tolak Angin, saling beradu narasi menggunakan Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra sebagai celebrity endorser. 

Namun, di balik adu pesona bintang sinema ini, tampaknya terkandung strategi komunikasi untuk menutupi kelemahan dan krisis reputasi yang pernah menimpa merek tersebut.


Antangin JRG lebih dulu mengambil langkah dengan merilis iklan bernuansa komedi thriller yang dibintangi Dian Sastrowardoyo. Iklan ini menormalisasi masuk angin sebagai pengalaman manusiawi yang bisa diselesaikan dengan hangat dan elegan. 

Tak lama berselang, pada Mei 2026, Tolak Angin membalas dengan menggandeng Nicholas Saputra. Iklan bertema “Dari Indonesia untuk Dunia” ini tidak sekadar bicara soal gejala fisik masuk angin seperti perut kembung dan mual, tetapi juga mengajak penonton untuk tidak mudah terbawa angin informasi menyesatkan, sebuah pesan yang terasa relevan di tengah badai isu yang baru menimpa merek ini.

Narasi iklan “melawan angin” yang diperankan Nicholas Saputra ini sebenarnya dapat dibaca sebagai bentuk perlawanan Sido Muncul terhadap krisis reputasi yang menghantam Tolak Angin awal tahun ini. 

Pada Januari 2026, media sosial dihebohkan oleh isu yang mengklaim kandungan eugenol (ekstrak daun cengkeh) dalam Tolak Angin dapat merusak lambung. Meskipun Sido Muncul mencoba menepisnya, isu tersebut tak ayal menciptakan kebimbangan di kalangan konsumen, terutama mereka yang menderita GERD.

Dalam konteks inilah, penggunaan figur populer, seperti Nicholas Saputra, menjadi langkah taktis. Citra Nicholas yang selektif, berintegritas, dan lekat dengan advokasi lingkungan diharapkan mampu menjadi perisai kredibilitas. 

“Nicholas ini orangnya sangat hati-hati. Kita tahu sendiri image yang dijaga, lalu selalu menjaga integritas sebagai aktor,” jelas Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani dalam keterangan tertulis, Kamis 18 Juni 2026.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat, yang secara tersirat menyinggung krisis hoaks eugenol saat peluncuran kampanye tersebut. 

“Kita ini hidup di tengah media sosial yang satu hari berita-beritanya bisa membuat kita roboh karena berita hoaks,” ungkap Irwan.

Perang bintang AADC di layar kaca ini menunjukkan bahwa celebrity endorser bukan sekadar alat pendongkrak penjualan. Bagi merek herbal yang rentan terhadap isu kesehatan dan keamanan bahan baku, sosok seperti Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo adalah benteng pertahanan narasi. 

Seperti dicatat oleh pengulas iklan Ad Nut dari Campaign Indonesia, yang memandang iklan bukan hanya perang produk. 

"Ini perang cara memandang angin: apakah ia harus dikeluarkan atau dilawan. Dan bagi Tolak Angin, angin yang harus dilawan tampaknya juga adalah badai krisis reputasinya sendiri," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya