Berita

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

KPU Mau Terapkan E-Voting buat Pemilu Luar Negeri di 2029, Segini Anggarannya

RABU, 17 JUNI 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemungkinan pemungutan suara secara digital atau e-voting di pemilihan umum (Pemilu) 2029, mulai direncanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam kerangka anggaran untuk tahun 2027.

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin menjelaskan, pihaknya telah memasukkan ke dalam kerangka anggaran kerja (KAK) tahun 2027 untuk bisa mengimplementasikan rencana penerapan e-voting.

”Pergerakan kebutuhan kita itu (untuk penerapan e-voting) mencapai sekitar Rp12.500.000.000 (dua belas miliar lima ratus juta rupiah). Dan ini salah satu yang kita dorong,” ujar Afif dikutip melalui siaran ulang YouTube TV Parlemen, Rabu, 17 Juni 2026. 


Namun, ditegaskan Ketua KPU RI yang kerap disapa Cak Afif ini, rencana penerapan e-voting tidak langsung dilakukan secara nasional, tetapi untuk pencoblosan pemilu oleh Warga Negara Indonesia yang tinggal di luar negeri.

“Tentu ini masih sangat membutuhkan diskusi dan pengaturan di undang-undangnya. E-voting misalnya untuk Pemilu 2029 di luar negeri,” sambungnya menuturkan.

Afif menegaskan, rencana KPU RI akan menerapkan e-voting untuk pemilu luar negeri di tahun 2029 karena pengalaman sebelumnya. Dimana, pada Pemilu Serentak 2024 terdapat sejumlah persoalan yang muncul karena mekanisme pencoblosan yang masih manual.

Kejadian yang dia maksud adalah terjadinya pelanggaran pada pelaksanaan pemungutan suara melalui metode Pos, di Pemilu Serentak 2024 yang berlangsung di Malaysia sehingga harus dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) karena terbukti adanya surart suara yang dicoblos oleh petunias ad-hoc KPU. 

“Ini karena refleksi kami, Bapak-Ibu sekalian, Pemilu di luar negeri. Apalagi pemilu kemarin sampai kita mengulang di Kuala Lumpur, pemilu sebelumnya juga ada kejadian mirip tapi tidak sama,” ungkap Afif. 

“Pada intinya, berangkat dari refleksi kami di KPU, dan tentu pembelajaran kita semua, tentu kita ingin pelaksanaan pemilu kita berjalan lebih baik lagi dari yang sudah-sudah,” demikian Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI ini menambahkan.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya