Berita

Pertemuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi. (Foto: Setwapres)

Politik

Pertemuan Gibran dengan Pendemo Bagus bagi Demokrasi

SELASA, 16 JUNI 2026 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, ditanggapi analis komunikasi politik Hendri Satrio. 

Gibran Rakabuming Raka menerima sekitar 15 perwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin sore, 15 Juni 2026.

Para mahasiswa diterima di Istana Wakil Presiden yang lokasinya tidak jauh dari titik aksi. Mereka berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Bung Karno dan kampus lainnya.


Menanggapi pertemuan itu, pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai para demonstran yang diterima Gibran bukan kelompok mahasiswa yang selama ini dikenal aktif menyuarakan kepentingan rakyat.

"Dari hasil wawancara, kelihatannya pendemo kemarin bukan jenis mahasiswa yang senang menyuarakan kepentingan rakyat. Tapi ya enggak apa-apa, namanya juga demokrasi," kata Hendri Satrio kepada RMOL, Selasa, 16 Juni 2026.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Hensa itu memandang pertemuan tersebut tetap membawa dampak positif bagi perkembangan demokrasi.

Menurutnya, mahasiswa yang diterima langsung oleh wakil presiden tentu memiliki kebanggaan tersendiri karena dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Di sisi lain, Gibran juga dinilai menunjukkan keterbukaan dengan menerima perwakilan mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasi.

"Pendemo diterima wapres, bangga buat mahasiswanya. Buat wapresnya juga bisa mengisi waktu. Baguslah buat perkembangan demokrasi," pungkasnya. 

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan. Salah satunya meminta pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya