Berita

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

SELASA, 16 JUNI 2026 | 14:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendorong perluasan peluang kerja bagi warga negara Indonesia (WNI) di Jerman, termasuk pada sektor-sektor teknologi tinggi yang menjadi salah satu kekuatan utama negara tersebut. 

Menurut Prabowo, penguatan kerja sama ketenagakerjaan menjadi bagian penting dari kemitraan strategis Indonesia dan Jerman yang terus berkembang. 

Pemerintah Indonesia berharap semakin banyak tenaga kerja nasional dapat memperoleh akses ke pasar kerja Jerman, tidak hanya pada sektor konvensional tetapi juga industri berbasis teknologi dan inovasi.


“Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi,” kata Prabowo usai menerima kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.

Sebagai ekonomi terbesar di Uni Eropa, Jerman selama ini dikenal sebagai salah satu pusat inovasi global dengan kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat. 

Karena itu, kerja sama ketenagakerjaan dinilai dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus membuka akses kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyambut penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. 

Program tersebut membuka jalur resmi, etis, dan terstruktur bagi perawat Indonesia untuk bekerja maupun mengikuti program magang di berbagai fasilitas kesehatan di Jerman.

Selain isu ketenagakerjaan, kedua negara juga memperkuat kerja sama ekonomi melalui berbagai program, termasuk Partnering in Business with Germany yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia serta memperluas akses ke rantai pasok global dan pasar Eropa.

Prabowo juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). 

“Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa dan kami berharap perjanjian Indonesia European Union CEPA bisa mencapai kesimpulan substantif. Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa. Sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” ucapnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya