Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI. (TVR Parlemen)

Politik

Bahlil Usulkan Harga Minyak RI dalam RAPBN 2027 di Kisaran 70-95 Dolar AS per Barel

SELASA, 16 JUNI 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam RAPBN 2027 berada pada rentang 70 hingga 95 Dolar AS per barel.

Usulan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan dinamika pasar energi global dan perkembangan geopolitik yang masih berlangsung.

"Di 2026, kita ketok palu dengan angka 70 Dolar AS. Tetapi di 2027, kisarannya batas minimum 70 dan maksimalnya di angka 95 sambil kita lihat perkembangan dinamika nanti sampai di bulan Agustus," kata Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, di Jakarta, Senin malam, 15 Juni 2026.


Menurut Bahlil, pemerintah masih akan mencermati perkembangan global hingga pertengahan tahun sebelum menetapkan angka final yang akan dimasukkan dalam RAPBN 2027.

Selain mengusulkan asumsi ICP, Kementerian ESDM juga mematok target lifting migas 2027 sebesar 1.536-1.592 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Target tersebut terdiri dari lifting minyak bumi dan kondensat sebesar 602-615 ribu barel per hari (BOPD) serta lifting gas bumi sebesar 934-977 ribu BOEPD.

"Nanti masuk di bulan Juli, Agustus, baru kita bisa mendapatkan angka yang agak sedikit presisi," ujar Bahlil.

Dalam paparan tersebut, pemerintah juga mengusulkan volume BBM bersubsidi pada 2027 sebesar 19,343-19,561 juta kiloliter, sementara volume LPG 3 kilogram dipatok sekitar 8 juta metrik ton.

Adapun subsidi tetap minyak solar diusulkan sebesar Rp1.000 per liter, sedangkan subsidi listrik diperkirakan berada pada kisaran Rp113,45 triliun hingga Rp122,83 triliun.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya