Jamaah haji Indonesia (Foto: Dokumen Kemenhaj)
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan dan semangat kebersamaan menjelang kepulangan ke Tanah Air.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf mengatakan, fase pemulangan menjadi momen yang membutuhkan kesiapan fisik para jemaah setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang. Karena itu, jemaah diminta menjaga pola istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kelelahan.
Selain menjaga kesehatan, Maria mengajak jemaah untuk terus mempertahankan nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama, terutama jemaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan pendampingan, menjadi bagian penting dari kemabruran haji.
"Nilai kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah yang telah tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tetap dijaga hingga kembali ke tanah air. Kepedulian kepada sesama adalah bagian penting dari kemabruran haji," ujarnya, dikutip di Jakarta, Selasa 16 Juni 2026.
Kemenhaj juga kembali mengingatkan jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah setibanya di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Menurut Maria, kepatuhan terhadap aturan tersebut akan membantu memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan, mempercepat penanganan bagasi, serta menghindari keterlambatan keberangkatan.
Lebih jauh, Kemenhaj menegaskan bahwa ibadah haji tidak berhenti ketika jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak yang baik, kepedulian sosial, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
"Melalui semangat Sukses Peradaban dan Keadaban, kami berharap nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keseharian para jemaah, menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat," kata Maria.
Kemenhaj mencatat sebanyak 95.178 jemaah dan 977 petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia hingga Senin 15 Juni 2026.
Ini menjadi hari penutup proses pendorongan jemaah Gelombang I. Selanjutnya, operasional pemulangan akan sepenuhnya berfokus pada jemaah Gelombang II yang saat ini berada di Madinah. Kepulangan mereka akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia.