Berita

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

BGN Siasati Pemangkasan Anggaran Lewat Refocusing Penerima Manfaat

SENIN, 15 JUNI 2026 | 20:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 mulai disiapkan melalui penajaman sasaran penerima manfaat. 

Langkah ini dilakukan agar intervensi gizi pemerintah tetap efektif, namun penggunaan anggaran negara menjadi lebih tepat sasaran.

Rencana tersebut mengemuka dalam pembahasan tertutup pagu indikatif Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2027 bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.


Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan, berdasarkan surat Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas, pagu indikatif BGN tahun 2027 mencapai Rp270,2 triliun untuk menjangkau sekitar 81,5 juta penerima manfaat.

Namun, angka tersebut masih akan dievaluasi seiring proses refocusing penerima manfaat yang tengah dilakukan BGN bersama Kementerian Kesehatan dan sejumlah kementerian terkait.

"Kami melakukan refocusing penerima manfaat. Tujuannya supaya indikator intervensi gizi tercapai, tetapi penerima manfaatnya lebih fokus dan anggarannya semakin efisien," kata Arumsari.

Menurut dia, salah satu opsi yang sedang dikaji adalah mengurangi kelompok penerima yang dinilai tidak lagi menjadi prioritas intervensi gizi. Sebagai contoh, siswa SMA dari kelompok ekonomi mampu berpotensi tidak lagi menerima manfaat program tersebut.

Arumsari menyebut skenario itu dapat mengurangi sekitar 8 juta penerima manfaat. Meski demikian, ia menegaskan pembahasan terkait besaran efisiensi anggaran masih berlangsung dan belum diputuskan bersama Kementerian Keuangan maupun Bappenas.

"Belum final karena masih akan dibahas. Tapi yang jelas akan ada efisiensi lagi melalui penajaman penerima manfaat," ujarnya.

Selain penyesuaian sasaran penerima, BGN juga akan mengevaluasi skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tata kelola dapur, hingga sistem data penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pembenahan program MBG.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya