Berita

Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier berjabat tangan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presisi

585 Personel Gabungan Siap Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

SENIN, 15 JUNI 2026 | 10:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 585 personel gabungan Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengawal dan mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beserta Ibu Negara di Jakarta pada Senin 15 Juni 2026. 

Ratusan personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian agenda kenegaraan yang berlangsung sejak pagi hingga petang berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, personel yang diterjunkan berasal dari tingkat Polda Metro Jaya hingga Polres jajaran.


"Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 585 personel gabungan dari tingkat Polda dan Polres jajaran guna mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman. Kami memastikan bahwa seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan lokasi acara agar seluruh agenda diplomasi internasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif," ujar Budi dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, operasi pengamanan berskala besar tersebut dibagi dalam dua unsur perkuatan internal kepolisian. Sebanyak 490 personel berasal dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Direktorat Samapta (Ditsamapta), dan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam). Jumlah tersebut diperkuat dengan 95 personel dari Polres jajaran yang wilayah hukumnya dilalui rangkaian kegiatan kenegaraan.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara sekaligus untuk menjamin keselamatan rombongan, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menerapkan skema pengawalan ketat dan pengaturan lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan protokol.

Adapun rute yang menjadi fokus pengamanan meliputi sejumlah jalur arteri utama di Jakarta, antara lain Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.

Budi menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan tidak bersifat permanen. Penutupan jalan hanya dilakukan secara terbatas dan situasional saat rombongan tamu kenegaraan melintas.

"Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya akan diberlakukan secara sangat terbatas dan situasional, yakni pada saat rombongan tamu kenegaraan melintas. Setelah rombongan melewati titik tersebut, personel di lapangan akan langsung membuka kembali arus lalu lintas secara normal guna menjaga kenyamanan pengguna jalan lainnya," jelasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya