Berita

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

SENIN, 15 JUNI 2026 | 06:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masa jabatan hingga 20 Oktober 2029 terus menguat, ditandai dengan suara dari sejumlah elemen masyarakat sipil.

Salah satunya disampaikan aktivis media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa yang dikutip dari akun X pribadinya, Minggu 15 Juni 2026.

"Jangan turunkan Prabowo. Tapi makzulkan Gibran Fufufafa," tulis Dokter Tifa.


Ia mengaku sepakat dengan pernyataan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais yang menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebaiknya diberi kesempatan penuh untuk menyelesaikan masa jabatannya hingga tahun 2029.

"Saya sepakat dengan Prof Amien Rais," kata Dokter Tifa. 

"Kalau Pemerintah jahat, kita lawan
Kalau Pemerintah bodoh, kita tolong," imbuhnya.

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa

Sebelumnya, Amien Rais, dalam tayangan video yang diunggah melalui kanal YouTube Amien Rais Official, menilai pergantian pemerintahan di tengah jalan hanya akan mengulang pengalaman pahit yang pernah dialami Indonesia pada masa lalu dan berpotensi menguras energi bangsa.

"Mengingat pengalaman politik kita di masa lalu 6 tahun ada 5 presiden bergonta-ganti, dan semuanya menguras energi nasional kita. Presiden Prabowo kita kasih fair chance, kesempatan yang wajar. Biarlah beliau bekerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan cita-citanya sampai 20 Oktober tahun 2029," kata Amien.

Mantan Ketua MPR itu juga menekankan bahwa siklus pergantian kekuasaan setiap lima tahun sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 harus tetap dijaga.

"Saya ingin mengingatkan kepada saudara sebangsa setanah air bahwa ritme pergantian kekuasaan per 5 tahun sekali sesuai Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 harus kita pertahankan supaya tidak ada pemerintahan pusat yang diturunkan di tengah jalan," kata Amien.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya