Berita

UMKM binaan Pertamina semakin go internasional. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Tembus Malaysia dan Brussels, UMKM Pertamina Makin Go Internasional

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah konkret terus dilakukan PT Pertamina (Persero) dalam membawa produk lokal berbicara di panggung dunia. Melalui Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025-2026, Pertamina menyiapkan 10 UMKM terbaik untuk menembus pasar ekspor.

Sebagai langkah awal, BUMN energi ini memfasilitasi akses pasar internasional lewat market insight dan business matching langsung dengan Atase Perdagangan Republik Indonesia di Malaysia serta Brussels, Belgia.

Fasilitas ini diberikan untuk memperkuat kesiapan para pelaku usaha dalam memperluas jejaring bisnis di kawasan Asia Tenggara dan Eropa.


Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Afrianto mengatakan, 10 UMKM Champion ini dipilih karena memiliki kinerja bisnis unggul dan kesiapan bersaing di pasar global.

"Kami ingin melahirkan UMKM yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak luas. Mereka tidak hanya bertumbuh secara bisnis, tetapi juga siap bersaing secara internasional," ujar Rudi, Minggu, 14 Juni 2026.

Rangkaian seleksi program ini terbilang sangat ketat. Dari total 730 peserta UMK Academy 2025, disaring menjadi 100 besar nasional, hingga akhirnya terpilih 10 UMKM terbaik melalui proses screening, bootcamp, hingga monitoring Objective Key Results (OKR).

Berdasarkan penilaian performa bisnis dan kesiapan akses pasar, UMKM 'Novio Fresh' keluar sebagai peraih predikat PAG Integrated Market Access Champion (juara pertama), disusul 'Rendang Gadih' dan 'Imago Raw Honey' di posisi kedua dan ketiga.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhamad Baron optimistis produk lokal memiliki daya saing tinggi jika diberikan pendampingan yang tepat dari hulu ke hilir.

“Perjalanan ini membuktikan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bersaing di tingkat global. Pertamina akan terus mendorong lahirnya UMKM yang tangguh dan inovatif," tutur Baron.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya