Berita

PT PAM Jaya (Perseroda) meningkatkan layanan air perpipaan secara menyeluruh di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 02:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jakarta Public Service (JPS) mengapresiasi langkah PT PAM Jaya (Perseroda) yang terus berbenah untuk meningkatkan layanan air bersih di Jakarta. 

Transformasi tersebut dinilai tidak hanya terlihat dari perluasan jaringan perpipaan, tetapi juga melalui upaya menekan kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang selama ini menjadi tantangan utama perusahaan.

Peneliti JPS, Rahmat Hidayat, menilai pembenahan yang dilakukan PAM Jaya menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun layanan air minum yang modern, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Berdasarkan data Jakarta Investment Centre, tingkat NRW PAM Jaya pada 2024 masih berada di angka 46,2 persen dengan cakupan layanan air perpipaan mencapai 69,53 persen. 

"Penanganan kebocoran dilakukan dengan cepat sebagai bagian dari strategi menekan NRW sehingga air yang diproduksi benar-benar sampai kepada masyarakat,” kata Rahmat, dalam keterangan tertulis, Jumat 7 Agustus 2026.

Menurutnya, keberhasilan menekan NRW akan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional perusahaan sekaligus mempercepat perluasan layanan tanpa harus selalu menambah kapasitas produksi air.

Rahmat juga memberikan apresiasi khusus kepada Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin yang dinilainya menunjukkan kepemimpinan langsung di lapangan.

"Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih cepat, lebih responsif, dan memastikan setiap gangguan layanan segera ditangani," kata Rahmat.

Rahmat optimistis transformasi yang dilakukan PAM Jaya, mulai dari percepatan penanganan kebocoran, digitalisasi layanan, pembangunan infrastruktur baru, hingga penguatan tata kelola perusahaan, akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan akses air minum perpipaan yang merata bagi seluruh warga Jakarta.

"Pemenuhan layanan air bersih adalah salah satu pemenuhan kebutuhan dasar, tentu ini harus didukung bersama," pungkas Rahmat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya