Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan flag off lomba lari kategori maraton event BTN Jakarta Internasional Maraton (Jakim) 2026. (Foto: Berita Jakarta)

Bisnis

Ekonomi Daerah Ikut Terkerek Lewat Event Lari Bertaraf Internasional

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 08:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan flag off lomba lari kategori maraton event BTN Jakarta Internasional Maraton (Jakim) 2026 di Silang Barat, Monumen Nasional (Monas) Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 14 Juni 2026.

Tercatat sekitar 8.200 pelari dari 55 negara ikut meramaikan lomba maraton yang finish di Gelora Bung Karno (GBK) ini.

"Kami sangat bangga dan bahagia, Jakim bisa terlaksana dengan baik, jelang HUT ke-499 Jakarta," katanya.


Menurut Rano, suksesnya kegiatan lomba lari bertaraf internasional ini sekaligus menjadi bukti bahwa Jakarta kondusif dan tetap dinamis.

"Kondisi Jakarta mampu menjadi tuan rumah kegiatan internasional ini, sebagai wujud nyata adanya kesadaran semua pihak bahwa Jakarta adalah milik bersama dan dijaga bersama-sama," tukas Rano.

Diharapkannya, agenda lari international BTN Jakim ini bisa menjadi kalender rutin yang terus berkembang. Tidak hanya memeriahkan dan memperkuat branding kota, diyakininya kegiatan bertaraf internasional yang menghadirkan banyak peserta seperti ini juga mendatangkan nilai ekonomis.

Dalam kesempatan ini, Rano juga menyampaikan rencana Pemprov DKI Jakarta menggelar panggung hiburan di kawasan Bundaran HI, saat puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta, pada 22 Juni nanti.

"Mudahan-mudahan saat HUT Jakarta, kita akan buat perayaan di bundaran HI," imbuhnya.

Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Tohir menambahkan, event BTN Jakim 2026 ini tidak menggerakkan masyarakat untuk berolahraga, tapi juga membangun sport tourism.

"Peserta hingga 45.000 bukan jumlah yang kecil. Secara ekonomi luar biasa dan mudah-mudahan terus berlanjut," ucapnya.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu menjelaskan, Jakim 2026 total dikuti sekitar 45.000 peserta dari 55 negara. Khusus untuk kategori maraton diikuti 8.200 peserta dan 1.012 di antaranya merupakan pelari mancanegara.

Tinggi angka peserta ini, menurutnya, berimbas terhadap hunian hotel disekitar kawasan Sudirman sampai Senayan dan Thamrin yang dipenuhi para pelari asing.

"Dampak ekonominya nanti kita hitung setelah hari ini. Tapi hitungannya kami pastikan dua kali lipat dari tahun lalu," tandasnya.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya