Berita

Kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief. (Foto: Tangkap layar Youtube tutur tv)

Hukum

Sony Sonjaya Ngaku Jadi Korban Framing Liar Korupsi MBG

SABTU, 13 JUNI 2026 | 00:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya merasa kecewa karena telah menjadi korban framing liar  dalam perkara korupsi Makan Bergizi Gratis alias MBG.

Demikian disampaikan kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief saat berbincang dengan wartawan senior Don Bosco Selamun dalam Youtube tutur tv, dikutip Sabtu 13 Juni 2026.

Bahkan, Elza menambahkan, seakan-akan semua kesalahan dari skandal korupsi MBG tersebut semua ditimpakan pada Sony Sonjaya.


“Ada katanya jual beli, uang feedback, menikmati uang negara dan kemudian mark-up pengadaan barang seperti sepeda motor listrik, kaos kaki, sepatu, laptop dan TV 75 inch,” kata Elza.

Terkait banyaknya tuduhan yang dialamatkan pada Sony, Elza menegaskan bahwa semua tuduhan itu tidak benar. Bahkan Sony, menurut Elza, membantah mengetahui atau terlibat dalam pengadaan barang dalam Program MBG itu.

“Urusan pengadaan barang 100 persen saya tidak tahu-menahu. Walaupun saya tahu, tapi saya tak terlibat karena itu bukan bidangnya, bukan job description-nya. Jadi tidak pernah cawe-cawe lah urusan itu,” kata Elza menirukan pengakuan Sony Sanjaya.

Elza juga mengakui jika pengajuan Sony Sonjaya sebagai justice collaborator untuk mengungkap pihak mana saja yang terlibat memang atas desakannya. 

Menurut Elza, kliennya itu terancam hukuman berat karena ini menyangkut dana masyarakat sehingga tak adil jika semua ditimpakan pada satu orang. Padahal banyak yang ‘menikmati’.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya