Berita

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kompas-RI) menggelar demo di depan Kantor DPP PDIP Menteng, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2026. (Foto: Dok. Kompas-RI)

Politik

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 18:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) harus bersih dari bancakan politik dan praktik transaksional menguntungkan segelintir elite.

Seruan tersebut disampaikan Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kompas-RI) buntut mencuatnya dugaan komersialisasi program MBG di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Koordinator Lapangan Kompas-RI, Al Ghi menduga ada keterlibatan sejumlah kader PDIP dalam pelaksanaan program MBG di Banyuwangi. Jika benar, hal ini bertentangan dengan Instruksi DPP PDIP Nomor 940/IN/DPP/II/2026 tentang Larangan Keras Pemanfaatan Program MBG untuk kepentingan pribadi, kelompok, maupun politik praktis.


“Kami mendukung penuh program MBG untuk rakyat. Namun jika ada dugaan penyalahgunaan kewenangan untuk kepentingan tertentu, wajib ditindak tegas sesuai hukum dan aturan organisasi!” cetus Al Ghi dalam keterangannya, Jumat, 12 Juni 2026.

Dalam menyuarakan aspirasinya, Kompas-RI menggelar demo di depan Kantor Kejaksaan Agung dan Markas DPP PDIP Menteng, Jakarta hari ini.

Al Ghi menegaskan, aspirasi yang mereka bawa murni untuk menjaga agar program nasional yang diperuntukkan bagi peningkatan gizi anak-anak tidak bergeser menjadi instrumen bisnis para pemburu rente.

Guna mengawal aspirasi tersebut, Kompas-RI melayangkan tiga tuntutan krusial. Pertama, mendesak Kejaksaan Agung segera melakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap aliran keuangan pimpinan DPC PDIP Banyuwangi serta pimpinan DPRD Banyuwangi demi mengusut tuntas dugaan komersialisasi program negara itu.

Kedua, mendesak Megawati Soekarnoputri dan jajaran PDIP memanggil dan memeriksa pimpinan DPC PDIP Banyuwangi serta pimpinan DPRD Banyuwangi yang diduga mengangkangi instruksi resmi partai.

Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, Kompas-RI menuntut DPP PDIP bertindak tegas menjatuhkan sanksi penonaktifan terhadap Ketua DPC PDIP Banyuwangi, serta melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Ketua DPRD Banyuwangi.

Al Ghi menambahkan, desakan ini merupakan bentuk kontrol publik demi menjaga marwah program nasional agar tidak menyimpang di tingkat daerah.

“Program ini adalah hak anak-anak Indonesia dan harus dijalankan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kemakmuran pribadi, kelompok, atau elite politik tertentu,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya