Berita

Ilustrasi (Artificial Intelogence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melemah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. 

Pada penutupan perdagangan Kamis, 11 Juni 2026, waktu setempat, harga minyak mentah Brent ditutup turun 2,72 Dolar AS atau 2,9 persen ke level 90,38 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,32 Dolar AS atau 2,6 persen menjadi 87,71 Dolar AS per barel.

Penurunan harga terjadi tak lama setelah Trump menyatakan bahwa pembicaraan untuk mengakhiri konflik telah mencapai tingkat tertinggi kepemimpinan Iran serta melibatkan koalisi luas negara-negara di kawasan. Karena itu, ia memutuskan membatalkan serangan yang sebelumnya sempat direncanakan dalam beberapa jam ke depan.


Sikap Trump tersebut berbalik dari pernyataannya pada hari yang sama, ketika ia mengancam akan menyerang Iran "dengan sangat keras" apabila tidak tercapai kesepakatan. Namun, sejumlah sumber Iran dan pejabat Barat menyebut pembicaraan tidak langsung mengenai perdamaian memang menunjukkan kemajuan.

Meski demikian, tanda tanya masih menyelimuti peluang tercapainya kesepakatan, sebab Iran dilaporkan belum menyetujui teks perjanjian apa pun. Sebelumnya, Trump juga beberapa kali menyatakan kesepakatan dengan Iran sudah dekat, tetapi kemudian kembali mengeluarkan ancaman ketika tuntutan Washington tidak dipenuhi.

Selain perkembangan diplomatik, pasar minyak masih mencermati situasi di Selat Hormuz, jalur vital yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Iran sebelumnya mengumumkan penutupan selat tersebut setelah serangan AS dan Israel pada akhir Februari, yang sempat memicu lonjakan harga minyak global.

Meski begitu, militer AS menyatakan kapal-kapal komersial masih dapat melintas keluar-masuk Selat Hormuz. Beberapa kapal tanker gas alam cair (LNG) juga dilaporkan berhasil keluar dari kawasan tersebut menuju Asia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya