Berita

Dua pelajar SMA berinisial AS dan MF ditangkap polisi usai membacok pelajar SMK berinisial F di kawasan Gang T, Palmerah Barat VI, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Lagi Serius Mengerjakan Ujian, Dua Pelajar SMA Ditangkap Polisi di Palmerah

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 09:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dua pelajar SMA berinisial AS dan MF tampaknya tidak sempat mengetahui hasil ujian yang mereka kerjakan pada Rabu, 10 Juni 2026. Keduanya ditangkap polisi saat sedang mengikuti ujian di sekolah.

Penangkapan dilakukan setelah AS dan MF diduga terlibat dalam aksi pembacokan terhadap seorang pelajar SMK berinisial F di kawasan Gang T, Palmerah Barat VI, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa, 9 Juni 2026.

Aksi penyerangan yang sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial itu memperlihatkan korban diserang oleh sekelompok pelajar yang melintas menggunakan sepeda motor.


Kapolsek Palmerah, AKP Parman BM Nainggolan, mengatakan hingga saat ini polisi baru mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat langsung dalam penyerangan tersebut.

"Untuk saat ini yang diamankan baru dua pelaku. Untuk yang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan. Kedua pelaku ini diduga melakukan penyerangan menggunakan gesper dan celurit," ujar Parman dalam keterangan resminya, Rabu, 10 Juni 2026.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian bahu kanan dan harus menjalani perawatan medis dengan tujuh jahitan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban dan para pelaku diduga tidak saling mengenal.

"Tindak lanjutnya akan dilakukan sesuai hasil pemeriksaan Unit Reskrim Palmerah. Karena para pelaku masih berstatus anak, penanganannya akan mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak," lanjutnya.

Sementara itu, Camat Palmerah, Febriandi Suharto, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian sebelum menentukan langkah lebih lanjut terkait status para pelaku.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya