Berita

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Pemerintah Didorong Terbuka soal Dugaan Perusakan SDN Wolomoni

RABU, 10 JUNI 2026 | 19:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Insiden dugaan perusakan sebagian bangunan SDN Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), demi proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) harus disampaikan secara terbuka.

"Jangan sampai satu program pemerintah justru ”memotong” atau mengorbankan program pemerintah lainnya, terlebih yang berkaitan dengan pendidikan," kata Wakil Ketua Komisi XIII DPR dari Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pareira, dalam keterangan resmi Rabu 10 Juni 2026.

Andreas mengatakan banyak pihak yang mengecam peristiwa tersebut, dan bisa saja menjadi preseden buruk dalam pelaksanaan pembangunan pemerintah.


"Perlu ada penjelasan lanjutan dari pelaksana dan pengelola program," kata Andreas.

Berdasarkan informasi dan viral di media sosial, ada video yang menunjukkan seorang pria berpakaian loreng memotong tiang penyangga ruang kelas, lalu sebuah eskavator masuk melewati sisi bangunan sekolah dan pagar sekolah yang direncanakan akan dibangun Koperasi Desa Merah Putih.

Menyikapi hal ini, Markas Besar (Mabes) TNI akhirnya buka suara dan menegaskan narasi yang beredar luas di media sosial tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. 

“Ada katanya dipotong beritanya, videonya, ‘menggusur sekolah’. Yang bahaya caption-nya, ‘Babinsa lebih mengutamakan Kopdes daripada sekolah’,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Nas, kehadiran anggota Babinsa di lokasi bukan untuk menggusur bangunan sekolah namun, untuk membantu pekerjaan proyek pembangunan yang posisinya berada di belakang area sekolah.

“Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan Kopdes untuk menggantikan sekolah, bukan. Kopdes itu dibangun di belakang sekolah,” kata Nas.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya