Berita

SPBU Pertamina. (Foto: Istimewa)

Politik

Legislator PKS Minta Publik Pahami Kenaikan BBM Nonsubsidi

RABU, 10 JUNI 2026 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax merupakan kebijakan yang berat. Namun demikian, masyarakat juga perlu memahami bahwa pemerintah telah berupaya menahan kenaikan harga energi di tengah gejolak global.

Menurut Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS, Rahmat Saleh, pemerintah sebelumnya telah melakukan berbagai langkah agar harga BBM tidak segera mengalami penyesuaian meski terjadi tekanan akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok energi dunia.

"Kita juga harus memahami bahwa pemerintah sudah melakukan berbagi upaya untuk tidak menaikkan (BBM nonsubsidi)," kata Rahmat kepada RMOL, Rabu 10 Juni 2026


Legislator PKS ini menjelaskan, kondisi global memaksa pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan, termasuk terkait harga energi yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor ekonomi.

"Nah, dan tentunya ini akan berdampak ke berbagai sektor komoditi terutama distribusi kemudian produksi juga akan terjadi kenaikan," ujar Saleh.

Rahmat berharap masyarakat dapat menggunakan BBM secara lebih bijak dan mulai melakukan penghematan untuk mengurangi beban akibat kenaikan harga energi.

"Pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap BBM bersubsidi," pungkas Rahmat. 

Per Rabu 10 Juni 2026, harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) tercatat naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300. Sementara Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya