Berita

(Foto: Roberto Campaign)

Politik

Aktivis Tolak Penyaluran LNG di Jalur Laut Bali

LAPORAN: VAYANTRI DIVIANTA*
SELASA, 09 JUNI 2026 | 22:45 WIB

Rangkaian Hari Laut dan Segitiga Terumbu Karang Sedunia dibayangi desakan penolakan penyaluran Liquefied Natural Gas (LNG) di laut Bali. 

Roberto Hutabarat, Koordinator Jaringan Don’t Gas Indonesia (DGI) menyerukan penghentian seluruh rencana pembangunan infrastruktur LNG di Bali, termasuk terminal LNG terapung (FSRU) Sidakarya, jaringan pipa gas, hingga pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) baru.

Menurut Roberto, pembangunan infrastruktur tersebut berpotensi memperbesar tekanan terhadap ekosistem laut Bali yang merupakan bagian dari kawasan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle), salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia. 


“Hari Laut Sedunia dan Hari Segitiga Terumbu Karang mengingatkan kita bahwa kekayaan terbesar Bali bukanlah infrastruktur LNG, melainkan lautnya, terumbu karangnya, dan komunitas-komunitas yang menjaganya,” ujar Roberto di Renon, Bali, Selasa 9 Juni 2026.

Roberto menilai narasi dari pemerintah yang menyebut LNG sebagai bahan bakar transisi yang bersih merupakan klaim yang menyesatkan. 

Katanya, LNG tetap merupakan bahan bakar fosil yang berkontribusi terhadap perubahan iklim melalui kebocoran metana, emisi gas rumah kaca, kerusakan ekosistem, serta ketergantungan jangka panjang pada sistem energi berbasis bahan bakar fosil.

"Pengalaman pembangunan infrastruktur LNG di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, berdampak pada aktivitas nelayan akibat perubahan ekosistem pesisir dan meningkatnya aktivitas industri di kawasan itu," demikian Roberto.

*Kontributor Bali

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya