Berita

Ilustrasi mata uang rupiah (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Rupiah Menguat Rp18.058 per Dolar AS Sore Ini

SELASA, 09 JUNI 2026 | 17:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada penutupan perdagangan Selasa sore, 9 Juni 2026.

Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp18.058 per dolar AS. Mata uang Garuda itu menguat 129,5 poin atau 0,71 persen dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.

Penguatan ini terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mendadak menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen.


Keputusan tersebut menjadi kenaikan kedua dalam waktu kurang dari satu bulan, setelah sebelumnya BI menaikkan BI-Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen pada 20 Mei 2026. 

Kenaikan kali ini juga dilakukan di luar jadwal rutin Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang biasanya digelar di minggu ketiga setiap bulan.

Sejalan dengan kenaikan BI-Rate, bank sentral juga menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50 persen dan Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25 persen.

“Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Perry menjelaskan, kebijakan tersebut ditempuh untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah yang tertekan akibat tingginya ketidakpastian global, terutama dipicu konflik yang terus memanas di Timur Tengah.

“Dalam evaluasi sejak RDG tanggal 18-19 Mei 2026, nilai tukar rupiah menunjukkan perkembangan yang lebih lemah dari yang diperkirakan,” kata Perry.

Selain menjaga stabilitas kurs, kenaikan suku bunga, kata Perry juga ditempuh sebagai langkah antisipatif untuk memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen pada 2026 dan 2027.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya