Berita

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen Muhammad Nas di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Pertahanan

Batalyon Teritorial Pembangunan Pakai Lahan Kemhan dan Pemda

SELASA, 09 JUNI 2026 | 16:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penentuan lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) sepenuhnya berdasarkan data dan koordinasi dengan pemerintah daerah, bukan ditentukan sepihak oleh TNI.

Demikian penegasan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen Muhammad Nas menanggapi pro kontra di masyarakat soal kehadiran konsep Yon TP.

“Brigade TP yang membawahi batalyon-batalyon TP itu merupakan grand design pemerintah kita ya sebagai langkah penyiapan pertahanan,” kata Nas kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Selasa 9 Juni 2026.


Nas memastikan lahan yang digunakan pembangunan markas Yon TP merupakan milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Jadi Pemda yang menentukan, bukan kita TNI yang menunjuk langsung," kata Nas.

Itu sebabnya, Nas menyarankan agar masyarakat bisa melihat secara objektif dan menyeluruh soal polemik yang ada di lapangan.

“Jadi kalau ada masyarakat yang komplain ini tanah kami, nah perlu kita lihat di situ sertifikatnya,” kata Nas.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya