Berita

(Foto: Dok. Indopol Survei)

Politik

Survei: Publik Puas dengan Berjalannya Demokrasi dan Kebebasan Berpendapat

SELASA, 09 JUNI 2026 | 16:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tingkat kepuasan publik terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berada di angka 45,21%.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Indopol Survei & Consulting Ratno Sulistiyanto dalam rilis survei terbaru di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa 9 Juni 2026.

"Angka kepuasan ini didominasi oleh 44,23% responden yang menyatakan puas dan hanya 0,98% responden yang merasa sangat puas," kata Ratno.


Di sisi lain, dipaparkan Ratno, terdapat sentimen negatif dan ambivalensi yang cukup tebal di tengah masyarakat, di mana 35,93% responden memilih bersikap ragu-ragu/netral. 

Sementara itu, total publik yang menyatakan tidak puas mencapai 18,86%, dengan rincian 15,53% merasa tidak puas dan 3,33% merasa sangat tidak puas terhadap jalannya demokrasi saat ini.

Ratno menyampaikan, kepuasan pada demokrasi juga relevan dengan pandangan publik terkait dengan kebebasan berpendapat atau menyampaikan gagasan.

Katanya, mayoritas responden menyatakan puas dengan total tingkat kepuasan mencapai 62,36%, yang terdiri dari 60% puas dan 2,36% sangat puas. 

Sementara itu, responden yang menyatakan tidak puas mencapai 30,98%, terdiri dari 27,97% tidak puas dan 3,01% sangat tidak puas. 

"Adapun 6,67% responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab," pungkasnya.

Survei dilaksanakan 26 Mei-1 Juni 2026 terhadap 1.230 responden di 38 provinsi, menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan Margin of Error ±2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya