Berita

Menlu RI Sugiono (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Sugiono Sampaikan Pesan Khusus Prabowo Untuk Pemimpin Baru Myanmar

SELASA, 09 JUNI 2026 | 10:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono membawa pesan khusus Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Naypyidaw, Myanmar, Senin, 8 Juni 2026. 

Di hadapan Presiden Myanmar yang baru, Min Aung Hlaing, Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung upaya perdamaian dan stabilitas di negara tersebut.

“Kesempatan tersebut saya gunakan untuk menyampaikan secara langsung pesan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pada Presiden Min Aung Hlaing, yaitu komitmen Indonesia untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar guna mendorong terciptanya dialog dan mendukung terwujudnya perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Sugiono dalam konferensi pers usai pertemuan.


Karena itu, pemerintah Indonesia juga kembali menekankan pentingnya implementasi Five Point Consensus ASEAN sebagai kerangka bersama dalam membantu penyelesaian situasi yang tengah dihadapi Myanmar.

"Saya juga menekankan pentingnya implementasi Five Point Konsensus ASEAN sebagai kerangka bersama dalam mendukung penyelesaian situasi di Myanmar," tegasnya.

Menlu Sugiono mengungkapkan pertemuan dengan Min Aung Hlaing berlangsung dalam suasana yang akrab, terbuka, dan konstruktif. 

Selain isu perdamaian, kedua negara turut membahas peluang penguatan kerja sama ekonomi. 

“Kami melihat terdapat berbagai potensi kerjasama yang dapat dikembangkan, antara lain di sektor energi, tahanan pangan, dan bidang-bidang lain yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat kedua negara,” kata Sugiono.

Indonesia, lanjutnya, akan terus mendorong berbagai inisiatif yang memperkuat hubungan bilateral dengan Myanmar sebagai bagian dari keluarga besar ASEAN.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya