Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi Pusat RI, Samrotunnajah Ismail (kiri) bersama Kepala SMK Telkom Purwokerto Aris Puji Santoso (tengah) dan Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Marketing dan Admisi Telkom University Purwokerto Tata Sambada (kanan). (Foto: Humas Telkom)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat kontribusinya dalam membangun masyarakat digital yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing. Sejalan dengan komitmen tersebut, Telkom mendukung penyelenggaraan kegiatan Edukasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia di SMK Telkom Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa, 2 Juni 2026.
SMK Telkom Purwokerto menerima kunjungan edukasi dari KIP Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik di era digital. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menghadirkan Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik KIP RI, Samrotunnajah Ismail, S.E., M.Si., serta dihadiri oleh Kepala SMK Telkom Purwokerto Aris Puji Santoso, S.Kom., M.M., Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Marketing dan Admisi Telkom University Purwokerto Tata Sambada, S.T., M.B.A., dan jajaran manajemen SMK Telkom Purwokerto.
Dalam pemaparannya, KIP menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan hak setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Melalui kegiatan edukasi ini, para siswa diajak memahami pentingnya memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi secara bertanggung jawab guna mendukung terciptanya masyarakat yang transparan, partisipatif, dan berdaya saing.
Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi Pusat RI, Samrotunnajah Ismail, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya keterbukaan informasi.
“Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan untuk memahami hak atas informasi sekaligus menggunakan informasi secara bijak menjadi kompetensi yang semakin penting dimiliki oleh pelajar,” ungkap Samrotunnajah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Kepala SMK Telkom Purwokerto, Aris Puji Santoso, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran sebagai warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik relevan dengan penguatan literasi digital yang selama ini menjadi salah satu fokus pengembangan kompetensi siswa di SMK Telkom Purwokerto.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Marketing dan Admisi Telkom University Purwokerto, Tata Sambada, menekankan bahwa keterbukaan informasi dan literasi digital merupakan fondasi penting dalam menyiapkan talenta digital masa depan.
“Kolaborasi antara institusi pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, adaptif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan informasi,” ujar Tata.
Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh wawasan mengenai hak masyarakat atas informasi publik, tata kelola informasi yang baik, serta pentingnya menjaga akurasi dan kredibilitas informasi di ruang digital.
Kunjungan edukasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai sekolah yang berfokus pada pengembangan talenta digital, SMK Telkom Purwokerto terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan literasi digital, karakter, dan kompetensi siswa agar siap menghadapi tantangan masa depan serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Ke depan, Telkom akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat literasi digital dan literasi informasi sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat digital yang semakin inklusif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.