Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Sedikit Menguat Dipicu Short Squeeze

SENIN, 08 JUNI 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin menguat sekitar 1,99 persen dalam 24 jam terakhir dan berada di sekitar level 63.000 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap pada Senin siang, 8 Juni 2026.

Salah satu pendorong utama kenaikan harga adalah fenomena short squeeze. Kondisi ini terjadi ketika para trader yang bertaruh harga akan turun, terpaksa membeli kembali Bitcoin untuk menutup posisi mereka setelah harga justru naik. 

Dalam 24 jam terakhir, lebih dari 289 juta Dolar AS posisi Bitcoin dilikuidasi, sementara likuidasi posisi short melonjak hampir 300 persen. Aksi beli paksa tersebut ikut mempercepat kenaikan harga.


Selain faktor teknikal, pasar juga mencermati perkembangan geopolitik global. Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah membuat investor mencari alternatif investasi di tengah tekanan pada sejumlah aset berisiko tradisional. Di Asia, misalnya, indeks saham Korea Selatan, KOSPI, sempat mengalami tekanan tajam akibat meningkatnya kekhawatiran pasar.

Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin berhasil bertahan di area support penting sekitar 62.426 Dolar AS. Level ini dianggap sebagai titik pertahanan utama yang sedang dipantau banyak trader untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Dalam jangka pendek, Bitcoin perlu menjaga pergerakan di kisaran support 62.426-62.827 Dolar AS agar tren pemulihan tetap berlanjut. Jika mampu menembus level resistensi di sekitar 63.324 Dolar AS, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area 64.128 Dolar AS.

Meski demikian, arah pasar kripto dalam beberapa pekan ke depan masih sangat dipengaruhi faktor makroekonomi. Salah satu agenda yang paling dinantikan investor adalah rapat kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, pada 16-17 Juni. Keputusan suku bunga dari The Fed diperkirakan akan menjadi penentu utama sentimen pasar dan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya