Berita

Ketua KPK, Setyo Budiyanto. (Foto: RMOL)

Politik

Tindak Lanjuti Arahan Prabowo

Ketua KPK Petakan Kebutuhan Penguatan Pemberantasan Korupsi

SENIN, 08 JUNI 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menginventarisir berbagai kebutuhan untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan siap memenuhi kebutuhan aparat penegak hukum (APH) dalam memburu koruptor.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, lembaganya akan terlebih dahulu memetakan kebutuhan yang diperlukan agar pemberantasan tindak pidana korupsi dapat berjalan lebih optimal.

Pernyataan itu disampaikan Setyo saat merespons arahan Presiden Prabowo pada kegiatan di Sentul, 3 Juni 2026. 


Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyatakan dukungan terhadap penguatan lembaga dan APH untuk menangani dugaan penyimpangan penggunaan anggaran negara. Bahkan, Prabowo meminta beberapa institusi seperti BPKP, KPK, dan Kejaksaan Agung untuk menyampaikan kebutuhan yang dapat memperkuat kinerja.

"Ya tentu kami akan menginventarisir kira-kira kebutuhan-kebutuhan apa. Apakah dari sisi sumber daya manusia, apakah dari sisi anggaran, pembiayaan kegiatan, dan lain-lain," kata Setyo seperti dikutip RMOL, Senin 8 Juni 2026.

Selain kebutuhan sumber daya manusia dan anggaran, KPK juga akan mengkaji dukungan operasional lain yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi.

"Atau mungkin dukungan-dukungan operasional yang lainnya. Nah ini tentu memerlukan pembahasan," kata Setyo.

Menurutnya, proses inventarisasi tersebut tidak dilakukan secara sepihak, melainkan akan melibatkan seluruh kedeputian di lingkungan KPK agar kebutuhan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi.

"Pasti kan kami akan melibatkan seluruh Kedeputian bagaimana kita atau kami menyikapi arahan atau perintah Bapak Presiden yang sudah disampaikan pada tanggal 3 kemarin," kata Setyo.

Di sisi lain, Setyo menilai pernyataan presiden menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap agenda pemberantasan korupsi. KPK juga melihat selama ini tidak ada intervensi terhadap APH dalam menjalankan tugasnya.

"Ya sebenarnya kami melihatnya dari sisi pernyataan beliau menunjukkan sebuah komitmen ya ketegasan, kemudian dukungan terhadap proses pemberantasan tindak pidana korupsi," pungkas Setyo.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya