Berita

Israel menutup seluruh jalur penyeberangan menuju Jalur Gaza (Unggahan alun X @cogatonline)

Dunia

Israel Tutup Perbatasan Gaza Setelah Serangan Rudal Iran

SENIN, 08 JUNI 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel menutup seluruh jalur penyeberangan menuju Jalur Gaza pada Minggu malam waktu setempat, menyusul serangan rudal yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel.

Badan militer Israel yang mengatur urusan sipil di wilayah Palestina, COGAT, mengatakan penutupan dilakukan sebagai bagian dari langkah keamanan. 

"Menyusul serangan rudal yang diluncurkan Iran terhadap Negara Israel, sejumlah langkah keamanan yang diperlukan telah diterapkan, termasuk penutupan perlintasan menuju Jalur Gaza, di antaranya Perlintasan Kerem Shalom dan Perlintasan Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis COGAT di X, dikutip Senin, 8 Juni 2026 


Penutupan ini berdampak pada Perlintasan Kerem Shalom, yang selama ini menjadi jalur utama masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Sementara itu, Perlintasan Rafah yang berada di perbatasan Gaza-Mesir juga ikut ditutup.

Meski demikian, Israel menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza. Menurut COGAT, pasokan bantuan yang telah masuk sejak gencatan senjata diberlakukan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk.

"Perlu ditekankan bahwa penutupan perlintasan tidak akan memengaruhi situasi kemanusiaan di Jalur Gaza. Jumlah besar makanan yang telah masuk ke wilayah tersebut sejak awal gencatan senjata secara signifikan melebihi kebutuhan nutrisi penduduk berdasarkan metodologi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata COGAT.

COGAT juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan komunitas internasional dan memberikan pembaruan sesuai perkembangan situasi keamanan di lapangan.

Penutupan perlintasan terjadi setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel pada Senin pagi. Militer Israel (IDF) mengatakan sistem pertahanan udara segera diaktifkan untuk mencegat rudal yang masuk, sementara sirene peringatan dibunyikan di sejumlah wilayah dan warga diminta berlindung di tempat aman.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut. Ketegangan kawasan juga meningkat setelah Israel sehari sebelumnya melancarkan serangan ke kawasan Dahieh di Beirut, Lebanon, yang disebut menargetkan fasilitas terkait Hezbollah setelah kelompok itu menembakkan proyektil ke wilayah Israel.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya