Berita

Buku "Catatan Jaksa Eksekutor" karya mantan Jaksa KPK, Andry Prihandono/Dokumen Pribadi

Hukum

Mantan Jaksa KPK Tuangkan Pengalaman dalam Buku Catatan Jaksa Eksekutor

SENIN, 08 JUNI 2026 | 12:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Jaksa Eksekutor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Andry Prihandono, membagikan pengalaman dan pengetahuannya selama bertugas melalui buku berjudul Catatan Jaksa Eksekutor.

Andry, yang kini menjabat sebagai Vice President Hukum dan Kepatuhan Perum DAMRI, mengulas secara komprehensif tugas dan kewenangan jaksa eksekutor di KPK dalam melaksanakan putusan pengadilan tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap.

Menurut Andry, jaksa eksekutor di KPK merupakan jaksa dari Kejaksaan Agung yang diperbantukan di KPK untuk melaksanakan amar putusan pengadilan, baik pada tingkat pertama, banding, kasasi, maupun peninjauan kembali yang telah berkekuatan hukum tetap.


"Buku ini menjelaskan tugas dan kewenangan jaksa eksekutor di KPK sebagai pelaksana amar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, baik terhadap terpidana maupun barang bukti," kata Andry kepada RMOL, Senin 8 Juni 2026. 

Dalam buku tersebut, Andry menjelaskan bahwa secara fungsional tugas jaksa eksekutor terbagi menjadi dua kategori. Pertama, melaksanakan amar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, seperti menyetorkan uang denda dan uang pengganti ke kas negara, serta mengajukan permohonan penilaian dan lelang barang rampasan negara kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Kedua, melaksanakan tugas tambahan di luar amar putusan pengadilan, antara lain memproses hibah barang rampasan negara dan membuka blokir rekening milik terpidana yang telah melunasi kewajiban pembayaran uang pengganti maupun denda.

Andry juga mengelompokkan tugas jaksa eksekutor berdasarkan tujuannya. Pertama, tugas yang berkaitan dengan pemulihan aset negara, seperti penyitaan aset untuk pembayaran uang pengganti dan penyetoran hasilnya ke kas negara. Sementara itu, tujuan kedua adalah tugas non-pemulihan aset, salah satunya berupa pelaksanaan eksekusi terpidana ke lembaga pemasyarakatan.

Selain memaparkan pengalaman dan tugasnya sebagai jaksa eksekutor, Andry turut menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang mendukung pelaksanaan tugasnya selama bertugas di KPK. 

Ia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Kejaksaan Agung serta sejumlah rekan dan pejabat yang pernah bekerja bersamanya, antara lain Direktur Labuksi Jaksa Mungki Hadipratikto, Tim Satgas V Eksekusi, Jaksa Ali Fikri yang saat itu menjabat Juru Bicara KPK, dan Jaksa Moch Takdir Suhan yang kala itu menjadi Asisten Juru Bicara KPK.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Satgas Pelacakan Aset, Satgas Pengelolaan Barang Bukti, Satgas Eksekusi, serta Satgas Tata Kelola pada Direktorat Labuksi yang dinilainya turut berkontribusi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum dan eksekusi perkara tindak pidana korupsi.

"Tugas non-pemulihan aset antara lain eksekusi terpidana ke lembaga pemasyarakatan," pungkas Andry.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya