Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah (Foto: YouTube Kemlu RI)

Global

Gempa Dahsyat Guncang Mindanao Filipina, Kemlu Pastikan WNI Aman

SENIN, 08 JUNI 2026 | 12:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bergerak cepat memantau perkembangan situasi setelah gempa bumi tektonik berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah Mindanao Selatan, Filipina, pada Senin pagi, 8 Juni 2026.
Gempa yang berpusat sekitar 13 kilometer barat daya General Santos City, Sarangani, pada pukul 07.37 waktu setempat itu memicu kewaspadaan otoritas setempat. 

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, menegaskan bahwa pemantauan terus dilakukan secara intensif oleh Kemlu dan KJRI Davao sejak informasi gempa diterima.

“Kementerian Luar Negeri RI dan KJRI Davao terus memantau gempa yang terjadi di gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7-7,8 di episentrum sekitar 13 km barat daya General Santos City, Sarangani, Mindanao Selatan, Filipina pada 8 Juni 2026 pukul 07.37 waktu setempat,” ungkap Heni dalam pesan elektronik.

“Kementerian Luar Negeri RI dan KJRI Davao terus memantau gempa yang terjadi di gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7-7,8 di episentrum sekitar 13 km barat daya General Santos City, Sarangani, Mindanao Selatan, Filipina pada 8 Juni 2026 pukul 07.37 waktu setempat,” ungkap Heni dalam pesan elektronik.

Hingga laporan terakhir, belum terdapat informasi mengenai warga negara Indonesia maupun pekerja migran Indonesia yang menjadi korban atau terdampak langsung akibat bencana tersebut. 

Kemlu juga mengimbau seluruh WNI dan PMI di wilayah sekitar untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan otoritas setempat.

“Sejauh ini, belum terdapat informasi adanya WNI/PMI terdampak dalam gempa tersebut. Dihimbau kepada seluruh WNI/PMI memantau terus perkembangan situasi lebih lanjut,” lanjut Heni.

Selain melalui KJRI Davao, pemantauan juga dilakukan oleh Perwakilan RI di Sabah, Malaysia, sejalan dengan imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Sabah. 

Kemlu RI dan Perwakilan RI turut membuka sejumlah hotline pengaduan yang dapat dihubungi oleh WNI yang membutuhkan bantuan maupun informasi terkait perkembangan pascagempa.

Berikut daftar hotline pengaduan yang dapat dihubungi:

Direktorat PWNI, Kemenlu RI: +62 812-9007-0027
KJRI Davao: +63-966-2455-472
KJRI Kota Kinabalu: +60-146-060-067
KRI Tawau: +60-198-228-800.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya