Berita

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (Foto: tangkapan layar video DWS News)

Dunia

Prancis Tuding Rusia Intervensi Pemilu Armenia

SENIN, 08 JUNI 2026 | 06:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menuding Rusia melakukan campur tangan besar-besaran dalam proses pemilu di Armenia.

Tuduhan disampaikan Macron saat menjawab pertanyaan mengenai tekanan asing terhadap Armenia.

"Kami bekerja sama dengan Armenia untuk melawan intervensi, campur tangan, dan manipulasi tersebut," kata Macron dikutip dari DWS News pagi ini, Senin 8 Juni 2026.


Macron mengklaim badan intelijen Prancis telah memperoleh pemahaman bahwa terdapat campur tangan besar-besaran yang berasal dari Rusia terhadap pemilu di Armenia.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk intervensi yang dimaksud maupun bukti yang mendasari tuduhan tersebut.

Meski demikian, Macron menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Armenia akan tetap mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaannya.

Berdasarkan hasil awal pemilihan umum parlemen Armenia yang diselenggarakan pada 7 Juni 2026, partai petahana Civil Contract yang dipimpin Perdana Menteri Nikol Pashinyan unggul telak dan memimpin dengan 54,44% perolehan suara.

Pemilu kali ini menjadi referendum penting bagi kebijakan luar negeri Armenia, terutama dalam upaya mempererat hubungan dengan Barat di tengah ketegangan dengan Rusia.

Meski begitu, Macron menuding Rusia melakukan intervensi karena ditemukannya serangkaian kampanye disinformasi digital untuk mendestabilisasi penegakan hukum, merusak kredibilitas koalisi pro-Eropa, dan memicu kepanikan publik di Armenia.

Macron menegaskan Prancis siap membantu mengungkap berbagai upaya campur tangan yang dianggap mengancam proses demokrasi di negara itu.

"Saya berharap yang terbaik bagi demokrasi Armenia dan saya berdiri di sisi Perdana Menteri Armenia," ujarnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya