Berita

Jajaran manajemen Telkom bersama perwakilan Komdigi, BUMN strategis, pelanggan enterprise, dan global technology partners berkolaborasi merumuskan blueprint cloud, AI, dan keamanan siber sebagai fondasi kedaulatan digital Indonesia pada Forum Kedaulatan Digital Nasional di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: Dok. Telkom)

Nusantara

Telkom Satukan Regulator dan Industri Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 14:44 WIB

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempertemukan regulator, BUMN strategis, pelanggan enterprise, dan mitra teknologi global dalam Forum Kedaulatan Digital Nasional bertajuk "Kolaborasi Ekosistem Digital untuk Inovasi Nasional yang Berdaulat" di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Forum ini menjadi langkah konkret menyusun cetak biru dan peta jalan pengembangan cloud, kecerdasan artifisial (AI), serta keamanan siber sebagai fondasi kedaulatan digital Indonesia.

Forum tersebut merupakan tindak lanjut dari deklarasi "Kebangkitan Kedaulatan Teknologi Indonesia" yang digelar pada 20 Mei 2026. Jika deklarasi sebelumnya menegaskan komitmen membangun kedaulatan teknologi nasional, forum ini difokuskan pada penyusunan blueprint dan roadmap implementasi melalui tiga pilar utama, yakni Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity.


Kehadiran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dalam membangun ekosistem digital nasional yang aman, tangguh, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Sonny Hendra Sudaryana, mengatakan penguatan sovereign cloud, AI, dan cybersecurity menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan data nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia.

"Penguatan sovereign cloud, AI, dan cybersecurity menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan data nasional, meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia, serta memastikan transformasi digital nasional dapat berjalan secara aman, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Sonny.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, mengatakan kedaulatan digital kini menjadi kebutuhan strategis yang menentukan daya saing dan ketahanan bangsa di era transformasi digital.

"Kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan fondasi daya saing, ketahanan, dan keberlanjutan bangsa di masa depan. Indonesia harus mampu membangun kendali atas data, AI, cloud, dan keamanan sibernya sendiri agar tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi arsitek masa depan digitalnya sendiri," kata Seno.

Menurutnya, melalui transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya bukan hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai service enabler yang membangun fondasi digital nasional yang lebih aman, tangguh, dan mandiri.

Forum tersebut memfokuskan pembahasan pada tiga pilar utama, yakni Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity, sebagai kerangka kolaborasi untuk memperkuat kapasitas komputasi, pengembangan AI, serta sistem keamanan digital nasional.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Telkom memperkuat pengembangan AdyaCakra, sovereign digital stack yang mengintegrasikan kapabilitas nasional dengan teknologi global untuk mendukung kebutuhan pemerintah, BUMN, dan sektor industri strategis. AdyaCakra mencakup layanan Sovereign Cloud melalui NeuCentrIX, NeutraDC Hyperscale, dan edge infrastructure, Sovereign AI melalui AI Hub dan Agentic AI BigBox, serta Sovereign Cybersecurity melalui Telkom CSOC, sovereign threat intelligence, dan managed detection & response.

Forum ini juga diikuti delapan mitra teknologi global yang menandatangani Intentional Collaboration sebagai bentuk komitmen memperkuat ekosistem digital nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat pengembangan kapabilitas dalam negeri, transfer pengetahuan, serta adopsi teknologi yang memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Melalui Forum Kedaulatan Digital Nasional, Telkom mendorong lahirnya blueprint dan roadmap kolaborasi yang lebih terukur antara pemerintah, regulator, BUMN, pelaku industri, dan mitra teknologi global guna memperkuat fondasi cloud, AI, dan keamanan siber nasional. Langkah ini sekaligus mendukung terwujudnya Visi Digital Indonesia 2030 dan agenda transformasi TLKM 30.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya